Lewati ke konten utama
AstraChem
TECHNICAL GUIDE · RESIN

Cara memilih K-value resin PVC untuk produk rigid dan soft

K57, K65, atau K70? Apa arti K-value, bagaimana pengaruhnya ke proses dan kekuatan produk, dan grade mana yang cocok untuk pipa, film, kabel, dan selang.

Diterbitkan

Saat membeli resin PVC, angka pertama yang biasanya ditanyakan adalah K-value. Angka ini sering dianggap sekadar kode grade, padahal K-value sangat menentukan bagaimana resin diproses di mesin dan bagaimana produk akhirnya bekerja.

Apa itu K-value

K-value adalah ukuran viskositas larutan resin, yang mencerminkan panjang rata-rata rantai molekul PVC. Resin dengan K-value tinggi punya rantai lebih panjang; resin dengan K-value rendah punya rantai lebih pendek. Selain K-value, TDS resin biasanya juga mencantumkan average degree of polymerization, yang menggambarkan hal yang sama dengan skala berbeda.

Pengaruhnya ke proses dan produk

  • K-value lebih tinggi: tensile strength, elongation, dan heat aging lebih baik, tapi melt viscosity naik sehingga suhu proses perlu sedikit lebih tinggi.
  • K-value lebih rendah: material lebih mudah mengalir dan fusion lebih cepat pada suhu lebih rendah, cocok untuk part tipis dan produk transparan.
  • Untuk produk soft, porositas resin sama pentingnya: makin porous, makin cepat plasticizer terserap saat dry blending.

Grade yang umum per aplikasi

  • K57: injection fitting, rigid dan semi-rigid film transparan, botol (contoh: Vinora V-57).
  • K65 rigid: pipa, konduit, profil, plafon, atap, dan talang, dengan bulk density tinggi untuk output extrusion (contoh: Vinora V-65R).
  • K65 soft: kabel, selang, film fleksibel, dan alas kaki, dengan porositas tinggi (contoh: Vinora V-65S).
  • K70: kabel performa tinggi, selang industri, flooring, dan synthetic leather (contoh: Vinora V-70).

Selain K-value, cek ini juga

Bulk density memengaruhi feeding dan output extruder. Volatile matter yang tinggi bisa memicu void dan permukaan tidak rata. Untuk film dan selang, level fish eye menentukan kehalusan permukaan. Semua parameter ini tercantum di TDS dan Certificate of Analysis tiap batch.

Kalau Anda berganti resin, jangan langsung mengganti satu per satu tanpa trial. Perubahan K-value atau porositas biasanya perlu diikuti penyesuaian stabilizer, lubricant, dan suhu proses. Tim teknis kami bisa membantu menyusun trial supaya transisinya mulus.

Ada masalah serupa di production line Anda?

Ceritakan kondisinya ke tim technical service kami. Kita diskusikan dulu, lalu siapkan sampel untuk trial.