Lewati ke konten utama
AstraChem
TECHNICAL GUIDE · STABILIZER

Lead atau CaZn: yang perlu dipertimbangkan sebelum beralih

Beralih dari lead ke CaZn bukan sekadar mengganti satu bahan. Perbedaan cara kerja, kebutuhan lubrication, dan langkah transisi yang aman.

Diterbitkan

Banyak pabrik pipa dan profil mulai mempertimbangkan pindah dari lead stabilizer ke calcium-zinc (CaZn). Alasannya beragam: permintaan customer, spesifikasi proyek, rencana ekspor, atau regulasi untuk aplikasi tertentu seperti pipa air minum.

Yang sering terlewat: beralih ke CaZn bukan sekadar mengganti satu bahan dengan bahan lain. Cara kerjanya berbeda, jadi formulasi dan setting proses juga perlu ikut disesuaikan.

Cara kerja lead stabilizer

Lead stabilizer dikenal dengan heat ageing yang baik dan processing window yang lebar. Ia efektif menangkap HCl yang dilepas PVC saat dipanaskan, dan viskositas proses cenderung stabil. Kelemahannya, efek lubrication-nya kecil, sehingga paket lubricant di formulasi lead biasanya disusun khusus.

Cara kerja CaZn stabilizer

Di sistem CaZn, kedua logam punya peran berbeda. Zinc bekerja paling aktif menjaga warna awal, sementara calcium menangkap HCl. Masalahnya, reaksi zinc menghasilkan zinc chloride, yang justru bisa memicu degradasi mendadak. Di lapangan ini dikenal sebagai zinc burning: produk tiba-tiba menghitam setelah sebelumnya terlihat baik.

Karena itu sistem CaZn modern hampir selalu memakai co-stabilizer, misalnya polyol dan epoxide, serta calcium stearate dalam jumlah yang cukup. Rasio calcium dan zinc, ditambah pemilihan co-stabilizer, menentukan apakah stabilitas bertahan sepanjang proses.

Yang ikut berubah saat beralih

  • Paket lubricant: kebutuhan internal dan external lubricant biasanya berbeda dari formulasi lead
  • Fusion: kecepatan fusion bisa bergeser, sehingga profil suhu mungkin perlu disesuaikan
  • Warna awal dan stabilitas jangka panjang: perlu dicek dengan uji panas bertahap
  • Untuk kabel: heat ageing dan sensitivitas terhadap moisture perlu diperhatikan karena berpengaruh ke sifat insulation

Langkah transisi yang aman

Kami menyarankan transisi bertahap. Pertama, bandingkan formulasi lead yang sekarang dengan beberapa kandidat CaZn di lab: fusion time dengan rheometer dan strip uji stabilitas panas dari oven. Kedua, pilih kandidat terbaik untuk trial di production line dengan rencana evaluasi yang jelas bersama tim QC. Ketiga, setelah trial berhasil, jalankan produksi bertahap sambil memantau warna, impact, dan output.

Untuk aplikasi yang diatur regulasi, seperti pipa air minum, selalu cek ketentuan terbaru yang berlaku sebelum memilih sistem stabilizer.

Ada masalah serupa di production line Anda?

Ceritakan kondisinya ke tim technical service kami. Kita diskusikan dulu, lalu siapkan sampel untuk trial.